Senyawa penting yang dimilki tanaman sirsak yaitu senyawa sitotoksik yakni acetogenins. Senyawa acetogenins merupakan senyawa bioaktif yang berperan sebagai senyawa sitotoksik didalam tubuh manusia. Senyawa acetogenins yang dimiliki sirsak dapat menghentikan sel kanker serta membunuhnya secara selektif.
Acetogenins hanya bekerja pada beberapa sel yang tumbuh secara berlebihan seperti kanker atau tumor. Senyawa acetogenins dari sirsak diklaim 10. 000 x lebih kuat dari pada metoda kemotherapy yang menggunakan zat kimia.
Manfaat Buah Sirsak
Buah sirsak terdiri dari 67% daging buah. 20% dari keseluruhan berat buah yaitu sisi kulit, 8, 5% biji serta 4, 5% sisi tengah buah. Bagian terbesar dari buah yaitu kandungan air yang mencapai 82% dari seluruh sisi daging buah. Kandungan karbohidrat sekitar 16% yang terbagi dalam glukosa serta fruktosa. Buah sirsak juga mengandung zat besi, fosfor serta kalium.
Sedangkan vitamin yang terdapat yaitu vitamin A, B1, B2 serta C. Vitamin paling dominan yaitu vitamin C. Vitamin C dalam sirsak berfungsi sebagai antioksidan yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, memperlambat proses penuaan, menjadi awet muda. Senyawa-senyawa fitokimia yang terdapat didalam buah sirsak : annonain, acetaldehyde, muricine, muricinine, tannin, ananol, anomurine.
Buah sirsak juga mengandung serat yang tinggi, sangat baik untuk membantu proses pencernaan. Serat ini dapat menghalangi munculnya penyakit-penyakit dalam usus atau saluran pencernaan. Dengan beragam kandungan yang dimilikinya buah sirsak dipercaya bisa menyembuhkan penyakit disentri, osteoporosis, asam urat, demam, diabetes, serta batu empedu.
Manfaat Daun Sirsak
Daun sirsak memiliki lebar 3-7 cm serta panjang pada 6-18 cm. Daun yang tgua berwarna hijau tua serta yang muda berwarna hijau kekuningan. Seperti juga buahnya, daun sirsak mengandung beragam zat aktif yang bermanfaat untuk penobatan atau pengobatan bermacam penyakit. Senyawa yang dimilikinya yaitu : annocatilin, annohexocin, annonacin, annomiricin.
Penyakit yang bisa disembuhkan dari daun sirsak diantaranya : lever (penyakit hati), kejang, batuk, rematik, radang sendi, dan rasa nyeri pada sel saraf (neuralgia).
Manfaat Bijih sirsak
Satu buah sirsak mengandung pada 20-200 biji yang saling berdekatan. Senyawa bioaktif yang ada pada biji sirsak yaitu senyawa alkaloid yang terbagi dalam annonaine serta acetogenins. Di Indonesia senyawa bioaktif ini biasa digunakan sebagai pestisida nabati.
Bijih sirsak oleh sebagian masyarakat awam digunakan sebagai anticacing (vermifuges) dan untuk membunuh kecoa. Bangsa Brazil menggunakan minyak biji sirsak untuk keperluan kosmetika. Minyak berfungsi sebagai astringent atau toner perbersih permukaan kulit yang kotor. Suku Amazon menggunakan minyak biji sirsak sebagai obat masuk angin.
Manfaat Akar sirsak.
Akar sirsak mengandung senyawa aktif annonain, tannin serta alkaloid. Sebagai bahan yang digunakan untuk obat, akar pohon sirsak biasanya dikonsumsi berbentuk teh. Akar ini digunakan sebagai obat penenang, antikejang, antidiabetes, serta menurunkan tekanan darah. Masyarakat amazon memanfaatkan akar pohon sirsak sebagi penangkal racun, pembasmi kutu, serta antidiabetes. Penggunaan yang lain yaitu sebagai toksin pada kesibukan penangkapan ikan, atau sebagai racun yang bisa membunuh larva nyamuk serta nyamuk vector malaria.
Manfaat Kulit Batang Pohon sirsak
Kulit batang pohon sirsak mengandung senyawa tannin, fitosterol, caoksalat, murisine, serta alkaloid. Kulit batang biasa dikonsumsi setelah di rebus dengan air. Air rebusannya digunakan untuk penyembuhan penyakit asma, batuk, penenang serta hipertensi. Bangsa Haiti yakini air rebusan kulit batang pohon sirsak bisa memperbaiki sistem kerja jantung.
Masyrakat Peru biasa menggunakannya sebagai obat penyakit kencing manis. Suku Amazon menggunakan kulit batang sirsak sebagai obat untukmenyembuhkan penyakit diabetes serta sebagi obat anti kejang. Masyarakat dari sebagian negara menggunakannya untuk menghangatkan badan, menobati flu, serta sebagai antiparasit.
Manfaat Bunga Sirsak
Bunga sirsak memiliki 3 daun kelopak berwarna kuning kehijauan yang berupa segitga dengan panjang antara2-4 cm. Panjang tangkai bunga sekitar 2, 5 cm. Bunga sirsak nampak di sekitar bawah pangkal daun, ranting serta ujung cabang. Tanaman sirsak termasuk tanaman tunggal atau berumah satu. Tanaman yang memiliki bunga jantan serta betina. Bunga sirsak biasa digunakan oleh beberapa masyarakat Brazil untuk penyembuhan penyakit saluran pernapasan (bronchitis) dan batuk.

0 komentar:
Posting Komentar