TOLONG DI SHARE YA GUYS !!! Makin Digaruk Semakin Gatal, Mengapa? Ini Penjelasannya!


Terkadang kita susah menahan diri tidak untuk menggaruk satu sisi tubuh saat merasa gatal. Sekali menggaruk, tangan terasa tak dapat berhenti menggaruk sambil mengharapkan rasa gatal hilang secepatnya. 

Beberapa pakar menyampaikan bahwa menggaruk sebenarnya tak menjamin menyingkirkan rasa gatal. Malah demikian sebaliknya, hal itu bikin sisi yang gatal akan menjadi semakin merasa gatal. 

Riset menunjukkan bahwa saat menggaruk, otak akan menghasilkan hormon serotonin yang membuat seorang merasa semakin gatal. Beberapa ilmuwan menyampaikan bahwa menggaruk, awalnya dapat mengakibatkan nyeri di kulit. 

Peneliti senior serta direktur Pusat Studi Rasa Gatal, Universitas Washington, Dokter Zhouw-Feng Chen, menyampaikan bahwa rasa nyeri yang muncul akan mengganggu rasa gatal. Beberapa sel saraf pada sumsum tulang belakang akan memberi sinyal rasa sakit atau nyeri ke otak, bukan sinyal gatal. 

Menurut Chen, Jika serotonin menyebar dari otak menuju sumsum tulang belakang, serotonin dapat bergerak dari neuron yang merasakan nyeri atau sakit ke beberapa sel saraf yang memengaruhi intensitas gatal. Ia menuturkan bahwa tanda rasa sakit dan rasa gatal di kirim lewat jalur yang berbeda, namun tetap saling terkait. 

Menggaruk memang bisa meredakan rasa gatal seketika diikuti dengan munculnya rasa sakit ringan. Tetapi, waktu tubuh merespon sinyal rasa sakit itu, rasa gatal akan semakin parah. 

Beberapa peneliti menuturkan bahwa memblokir pelepasan serotonin bukan cara yang baik untuk meredakan rasa gatal. Hal ini karena serotonin juga memengaruhi suasana hati, proses metabolisme tulang, penuaan, perkembangan. Memblokir serotonin di kuatirkan bisa beresiko ke semua tubuh. 

Chen menyampaikan bahwa kemungkinan yang dilakukan yaitu mengganggu komunikasi antara sel saraf di sumsum tulang belakang yang memberi sinyal rasa gatal serta hormon serotonin. 

Salah satu cara ang dilakukan yaitu dengan mengisolasi reseptor yang digunakan serotonin untuk mengaktifkan neuron GRPR. Neuron itu yang menyampaikan sinyal gatal dari kulit menuju otak. Waktu dilakukan percobaan pada tikus, hasilnya di ketahui bahwa rasa gatal menyusut.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar