SUNGGUH DAHSYAT KHASIATNYA!! MINUM SEGELAS SECARA TERATUR MAKA BATU GINJAL, MATA KATARAK AKAN TERATASI,,, MOHON SEBARLUASKAN ARTIKEL INI,!!!


Pernah dengar mondokaki? Mungkin untuk sebagian pembaca akan sedikit merasa asing dengan nama itu tanpa melihat gambar yang sebenarnya. Ya tanaman yang satu ini sebenarnya sering kita temui di samping atau depan rumah serta biasanya digunakan sebagai tanaman hias atau pagar. 

Ciri utama dari tanaman ini yaitu berbunga dengan warna putih serta mempunyai aroma seperti bunga kopi yang harum. Batangnya mengandung getah. Mondokaki mempunyai daun yang berbentuk bulat telur serta agak tebal. Pinggir daun rata dengan ujung serta pangkal yang runcing dan permukaan atas yang licin serta mengkilap. 

Tanaman Mondokaki sejatinya mempunyai nama latin Ervatamia divaricata (L.) Burk, diluar itu Mondokaki juga mempunyai nama lain sesuai daerah masing-masing. Biasanya mondokaki lebih akrab dengan nama bunga wari, kembang mantega, kembang susu, bunga manila, bunga nyingin. 

Tetapi dibalik itu semua ternyata mondokaki menaruh sederet manfaat serta faedah untuk kesehatan tubuh kita. Menurut hasil penelitian yang sudah dilakukan, mondokaki terbukti mempunyai kandungan alkaloid serta resin sedangkan kulit kayu serta akar mengandung tabernaemontanin, koronarin, koronandin, dregamin, vobasin, amirin, korin, kortin, serta lipeol. 

Mondokaki biasanya mempunyai rasas asam, serta bersifat menyejukan. Oleh karenanya, banyak orang dulu menggunakan mondokaki ini sebagai obat untuk penawar toksin (antitoksik), pereda demam (antipirektik), pereda nyeri (analgesic), antiradang, menurunkan tekanan darah (hipotensi), peluruh dahak (ekspektoran), serta peluruh cacing usus (anthelmintik). 

Daun Mondokaki biasanya lebih digunakan sebagai alternatif obat. Berikut sebagian faedah serta manfaat mondokaki untuk kesehatan beserta cara pengolahannya : 

Radang pay*udara (mastitis) 
Siapkan berbentuk bahan segar daun mondokaki (10 lembar) serta daun dewa (10 lembar), dan 1/2 genggam beras yang sudah di rendam selama 15 menit. Cuci bersih semua bahan, lalu giling hingga halus. Tambahkan dua sendok makan air garam sembari diaduk merata. Gunakan ramuan ini untuk menurap pay*udara yang sakit, lalu balut. Lakukan 2 x satu hari hingga sembuh. 

Radang mata, katarak stadium dini, penglihatan terganggu 
cuci bersih daun segar seperlunya, lalu basuh dengan air masak. Tumbuk hingga halus, lalu peras serta saring dengan sepotong kasa steril. Air perasannya bisa menyejukan bila diteteskan pada mata yang sakit. 

Batuk berdahak 
siapkan bahan segar daun mondokaki (10 lembar), daun jinten (coleus amboinicus) (7 lembar), serta daun sambiloto (andrographis paniculata) (10 lembar). Cuci semua bahan, lalu rebus dengan tiga gelas hingga tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring serta minum sekaligus pada pagi hari sebelum makan. Rebus ampasnya sekali lagi serta minum pada sore hari. Lakukan tiap-tiap hari hingga sembuh. 

Diare 
Bersihkan akar mondokaki (10-15 gr), lalu irislah tipis-tipis. Rebus dengan tiga gelas air bersih hingga tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring serta minum sedikit untuk sedikit. Sakit gigi Cuci bersih akar secukupnya, kunyah dengan gigi yang sakit, lalu buang ampasnya. Lakukan 3-4 kali dalam satu hari. 

Batu Ginjal 
Siapkan irisan tipis akar mondokaki (15 g), herba tempuyung (sonchus arvensis) (60 g), serta daun kumis kucing (orthosiphon spicatus) (90 g). Bersihkan semua bahan segar, lalu rebusan dengan tiga gelas air hingga tertersisa satu gelas. Setelah dingin, saring serta minum airnya sekaligus paga pagi hari sebelum makan. Rebus ampasnya sekali lagi serta minum sore hari. Lanjutkan sehari-hari hingga batunya bersih.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar